Perkembangan Aplikasi Mobile dan HTML5

Sudah bukan hal yang aneh lagi jika kita melihat seseorang memiliki lebih dari dua gadget. Pada era modern ini, perangkat mobile sudah menjadi kebutuhan sehari-hari setiap insan. Dengan adanya fenomena tersebut, sejumlah instansi bisnis terus berbondong-bondong menggiring produk atau layanan mereka agar mudah diakses dalam perangkat mobile. Salah satu cara yang mereka tempuh adalah dengan membuat aplikasi mobile.

 

Aplikasi Mobile dan HTML 5

Sepanjang tahun 2014, kinerja JavaScript akan mendorong HTML5 dan browser sebagai lingkungan pengembang aplikasi utama. Akan ada pergeseran untuk HTML5, dari aplikasi asli sebagai HTML5 menjadi lebih baik. Akan tetapi, aplikasi native tidak akan hilang dan akan selalu menawarkan kemudahan terbaik dalam perkembangan aplikasi mobile.

HTML5 adalah revisi ke-5 dari HTML, yakni bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat struktur dan tampilan dari isi web. Jadi konklusinya di sini, HTML5 adalah teknologi paling mutakhir dari HTML dengan kelengkapan fitur dan tambahan penataan format baru untuk desain web. Berikut adalah beberapa keunggulan yang dimiliki oleh HTML5:

  1. For Gaming and Applications

Dengan elemen fitur baru bernama <canvas>, fitur ini memungkinkan kita untuk menggambar 2D di area kerja HTML, dan masih banyak lagi.

  1. Web Storage

Lupakan cache di browser! Saat ini sudah banyak situs yang memanfaatkan Web Storage di HTML5 untuk memaksimalkan fitur-fitur untuk sebuah situs web. Web Storage memungkinkan browser menyimpan data dari user yang mengakses situs.

  1. Audio and Video

Suara maupun video dapat dengan mudah ditampilkan pada situs web HTML5. Dengan API (Application Programming Interface) yang dimiliki HTML5, suara dan video dapat ditampilkan dengan menaruh sebuah elemen di HTML5.

  1. Performance

Berbagai produk Google merupakan hasil dari penggunaan HTML5. HTML5 menghasilkan performa yang powerful. Saat ini, HTML5 sudah bisa dipakai untuk membangun aplikasi mobile dalam berbagai platform (Android, iOS, atau BlackBerry).

Terdapat survei yang dilakukan oleh badan KendoUI. Mereka menemukan bahwa kira-kira 63% developer sudah aktif memakai bahasa markup HTML5 untuk proyek mereka, 31% lainnya sedang atau akan mulai menggunakan, dan 6% terakhir tidak mempunyai inisiatif untuk memakai HTML5. Jika mengacu pada hasil survei tersebut, maka kita dapat melihat bahwa HTML5 akan banyak digunakan dan terus mengalami perkembangan.

Credit.